Pendekatan komunitas oleh Polres Aceh Jaya memang menjadi kunci utama dalam membangun sinergi dengan warga untuk menciptakan keamanan bersama. Pendekatan ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara kedua belah pihak.
Menurut Kapolres Aceh Jaya, AKBP Bambang Yudhantara, pendekatan komunitas merupakan strategi yang tepat dalam memperkuat ketahanan keamanan di wilayah hukum Polres Aceh Jaya. “Dengan melibatkan langsung masyarakat dalam setiap kegiatan kepolisian, kami dapat lebih mudah mendeteksi potensi gangguan keamanan dan meresponsnya dengan cepat,” ujar AKBP Bambang.
Salah satu contoh keberhasilan pendekatan komunitas oleh Polres Aceh Jaya adalah program “Kampung Tangguh Nusantara” yang diluncurkan beberapa tahun lalu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kebersamaan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Dengan adanya pendekatan komunitas, Polres Aceh Jaya berhasil membangun sinergi yang kuat dengan warga setempat. Hal ini terbukti dari tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan kepolisian, seperti patroli bersama dan sosialisasi program-program keamanan.
Menurut pakar keamanan, pendekatan komunitas merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat keamanan di tingkat lokal. Prof. Dr. Hengky Latuconsina, dalam salah satu penelitiannya menyatakan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk ditinggali.
Dengan memperkuat pendekatan komunitas, Polres Aceh Jaya terus berupaya untuk menciptakan kondisi keamanan yang kondusif bagi seluruh warga. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan bersama. Semoga pendekatan komunitas ini terus ditingkatkan dan menjadi inspirasi bagi Polres lainnya dalam membangun keamanan yang berkelanjutan.